Bersama al-Qur'an (171)
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Berkaca kepada yang suka berbagi
Sebuah postingan muncul di beranda facebook. Postingan itu berupa berita bergambar yang menginformasikan tentang warga masyarakat di Sudan yang sedang menghadiri suatu undangan.
Warga masyarakat dengan jumlah yang cukup banyak datang ke tempat walimah. Di tempat itu telah disiapkan sejumlah makanan gratis yang cukup banyak pula sudah berada di dalam baki. Makanan tersebut sengaja disediakan oleh pemilik hajat yang menyelenggarakan walimah, pesta pernikahan anaknya. Makanan yang sudah siap saji itu diperuntukkan kepada orang-orang miskin yang sengaja diundang. Setiap tamu undangan mengambil satu baki (berisi makanan tampak mirip nasi dan lauk) tidak untuk dinikmati di tempat tetapi untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing agar dimakan bersama keluarga dan anak.
Saat melihat gambar/foto itu, pikiran saya melayang membayangkan sebuah rumah di sebuah kompleks perumahan di Makassar yang terletak di jalan Tun Abd. Razak. Rumah tersebut dihuni satu keluarga. Suami kerja kantoran sedang istri, menggunakan sebagian waktunya untuk kemaslahatan warga. Ibu yang dikenal sangat ramah itu setiap hari Jumat menyediakan sekitar 500 nasi kotak untuk disalurkan
ke anak-anak Panti Asuhan di kota Makassar, Satpam Kompleks, anak-anak mesjid, pondok tahfidz, dan lain-lain. Nasi kotak disiapkan oleh Ibu yang biasa disapa Ibu Andi bersama asisten rumah tangganya. Ibu Andi hanya menyiapkan dan mengerjakan mulai dari pengadaan beras, lauk, memasak, pemilihan menu, dan pengantaran tetapi dananya berasal dari donatur sesuai keikhlasan. Sumbangan dimulai dari sepuluh ribu rupiah sampai seratus ribu rupiah dan seterusnya. Standar sepuluh ribu senilai dengan harga satu kotak nasi. Jadi kalau seratus ribu menghasilkan sepuluh kotak nasi. Demikian seterusnya sampai mencapai ratusan sampai 500 kotak setiap Jumat. Dana tidak hanya diperoleh dari donatur yang tinggal di kompleks tetapi juga dari luar kompleks.
Makanan dalam bentuk nasi kotak itu kontennya bervariasi setiap minggu. Nasi ayam lada hitam campur tempe, tahu pedas. Terkadang nasi ayam tambah perkedel jagung, mie goreng. Ada juga mie bakso, pangsit, kerupuk pangsit, Capcay, buah (pisang), dan menu lainnya. Bahkan Ibu Andi sering menanyakan kepada anak-anak panti menu apa yang diinginkan agar dapat disesuaikan.
Pagi Jumat nasi kotak sudah siap diantar. Ibu Andi sendiri yang mengantar langsung ke tempat-tempat tujuan. Ibu Andi yang piawai mengemudikan mobil pribadi tidak mengalami kesulitan saat pengantaran. Bagi donatur yang berniat mengantar sendiri nasi kotak kepada warga yang diniatkan dapat menjemput nasi kotak ke rumah Ibu Andi.
Dari apa yang dikemukakan mungkin kita dapat berkata bahwa berbagi makanan bagi fakir miskin dan yang membutuhkan seperti dipraktekkan di Sudan dan di Makassar adalah contoh kemurahan hati dan akhlak terpuji kaum muslim. Tentusaja sifat mulia itu sering kita temukan di sekitar kita dan mungkin dalam bentuk lain. Sebuah Majlis Ta'lim di Ternate misalnya, setiap bulan ramadhan mengundang kaum muslim berbuka puasa dirangkaikan dengan salat maghrib, isya tarwih, witr. Setelah salat dilanjutkan makan (sahur ?). Buka dan sahur bersama itu berjalan selama satu bulan.
Berbagi makanan, kebaikan dalam berbagai bentuknya adalah mulia dan sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Orang yang sudah biasa berbagi merasa ringan membantu orang lain.
Dalam perspektif al-Qur'an berbagi adalah rekomendasi Allah swt. Dalam al-Qur'an
Surah al-Baqarah ayat 195 :
وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Artinya :
Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
Pada Surah al-Baqarah ayat 215 :
يَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ ۖ قُلْ مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۗ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ
Artinya :
Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan". Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.
Berkaca kepada sifat-sifat mulia, suka berbagi, dan kebaikan-kebaikan dalam berbagai bentuknya menginspirasi, mendorong kita untuk melakukan hal yang sama paling tidak kita dapat bermanfaat kepada sesama. Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat kepada orang lain
(خير الناس أنفعهم للناس)
Semoga bermanfaat
آمين يارب العٰلمين
والله اعلم بالصواب
Ternate, Kamis, 22 Agustus 2019
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Berkaca kepada yang suka berbagi
Sebuah postingan muncul di beranda facebook. Postingan itu berupa berita bergambar yang menginformasikan tentang warga masyarakat di Sudan yang sedang menghadiri suatu undangan.
Warga masyarakat dengan jumlah yang cukup banyak datang ke tempat walimah. Di tempat itu telah disiapkan sejumlah makanan gratis yang cukup banyak pula sudah berada di dalam baki. Makanan tersebut sengaja disediakan oleh pemilik hajat yang menyelenggarakan walimah, pesta pernikahan anaknya. Makanan yang sudah siap saji itu diperuntukkan kepada orang-orang miskin yang sengaja diundang. Setiap tamu undangan mengambil satu baki (berisi makanan tampak mirip nasi dan lauk) tidak untuk dinikmati di tempat tetapi untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing agar dimakan bersama keluarga dan anak.
Saat melihat gambar/foto itu, pikiran saya melayang membayangkan sebuah rumah di sebuah kompleks perumahan di Makassar yang terletak di jalan Tun Abd. Razak. Rumah tersebut dihuni satu keluarga. Suami kerja kantoran sedang istri, menggunakan sebagian waktunya untuk kemaslahatan warga. Ibu yang dikenal sangat ramah itu setiap hari Jumat menyediakan sekitar 500 nasi kotak untuk disalurkan
ke anak-anak Panti Asuhan di kota Makassar, Satpam Kompleks, anak-anak mesjid, pondok tahfidz, dan lain-lain. Nasi kotak disiapkan oleh Ibu yang biasa disapa Ibu Andi bersama asisten rumah tangganya. Ibu Andi hanya menyiapkan dan mengerjakan mulai dari pengadaan beras, lauk, memasak, pemilihan menu, dan pengantaran tetapi dananya berasal dari donatur sesuai keikhlasan. Sumbangan dimulai dari sepuluh ribu rupiah sampai seratus ribu rupiah dan seterusnya. Standar sepuluh ribu senilai dengan harga satu kotak nasi. Jadi kalau seratus ribu menghasilkan sepuluh kotak nasi. Demikian seterusnya sampai mencapai ratusan sampai 500 kotak setiap Jumat. Dana tidak hanya diperoleh dari donatur yang tinggal di kompleks tetapi juga dari luar kompleks.
Makanan dalam bentuk nasi kotak itu kontennya bervariasi setiap minggu. Nasi ayam lada hitam campur tempe, tahu pedas. Terkadang nasi ayam tambah perkedel jagung, mie goreng. Ada juga mie bakso, pangsit, kerupuk pangsit, Capcay, buah (pisang), dan menu lainnya. Bahkan Ibu Andi sering menanyakan kepada anak-anak panti menu apa yang diinginkan agar dapat disesuaikan.
Pagi Jumat nasi kotak sudah siap diantar. Ibu Andi sendiri yang mengantar langsung ke tempat-tempat tujuan. Ibu Andi yang piawai mengemudikan mobil pribadi tidak mengalami kesulitan saat pengantaran. Bagi donatur yang berniat mengantar sendiri nasi kotak kepada warga yang diniatkan dapat menjemput nasi kotak ke rumah Ibu Andi.
Dari apa yang dikemukakan mungkin kita dapat berkata bahwa berbagi makanan bagi fakir miskin dan yang membutuhkan seperti dipraktekkan di Sudan dan di Makassar adalah contoh kemurahan hati dan akhlak terpuji kaum muslim. Tentusaja sifat mulia itu sering kita temukan di sekitar kita dan mungkin dalam bentuk lain. Sebuah Majlis Ta'lim di Ternate misalnya, setiap bulan ramadhan mengundang kaum muslim berbuka puasa dirangkaikan dengan salat maghrib, isya tarwih, witr. Setelah salat dilanjutkan makan (sahur ?). Buka dan sahur bersama itu berjalan selama satu bulan.
Berbagi makanan, kebaikan dalam berbagai bentuknya adalah mulia dan sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Orang yang sudah biasa berbagi merasa ringan membantu orang lain.
Dalam perspektif al-Qur'an berbagi adalah rekomendasi Allah swt. Dalam al-Qur'an
Surah al-Baqarah ayat 195 :
وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Artinya :
Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
Pada Surah al-Baqarah ayat 215 :
يَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ ۖ قُلْ مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۗ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ
Artinya :
Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan". Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.
Berkaca kepada sifat-sifat mulia, suka berbagi, dan kebaikan-kebaikan dalam berbagai bentuknya menginspirasi, mendorong kita untuk melakukan hal yang sama paling tidak kita dapat bermanfaat kepada sesama. Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat kepada orang lain
(خير الناس أنفعهم للناس)
Semoga bermanfaat
آمين يارب العٰلمين
والله اعلم بالصواب
Ternate, Kamis, 22 Agustus 2019
Comments
Post a Comment