Bersama al-Qur'an (159)
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Terbang Bersama
Sriwijaya Air
Makassar-Ternate
Sekitar jam 02.00 dini hari, senin, 29 Juli 2019, saya dan istri, ibu dari ketiga anak saya tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin kemudian ke konter check in. Calon penumpang untuk Sriwijaya Air yang sedang melakukan check in hanya beberapa orang, maka hanya membutuhkan beberapa menit, boarding pass saya dan istri sudah ada. Saat menunjukkan tiket dan kartu identitas kepada petugas konter, saya minta nomor kursi yang agak ke depan. Petugas dengan senyum, ramah mengembalikan tiket dan KTP saya dan istri beserta Boarding Pass, No kursi 2A dan 2B, kursi kedua dari depan pesawat. Tidak lama kemudian terdengar suara dari bagian informasi bandara, "perhatian, para penumpang Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ598 tujuan Ternate dipersilahkan masuk ke ruang tunggu melalui pintu 5". Tepat jam 03.16, boarding pesawat bersamaan terdengar dari informasi bandara mempersilahkan para penumpang segera naik ke pesawat. Para penumpang segera ke bus antaran menuju pesawat Sriwijaya yang terparkir beberapa ratus meter dari bandara.
"Selamat datang di Sriwijaya Air nomor penerbangan 598 tujuan Ternate", sapa pramugari dengan senyum kepada setiap penumpang yang baru naik ke pesawat. Sekitar 15 menit kemudian, para penumpang sudah berada di kursi masing-masing, pramugari menyampaikan : "Bapak dan Ibu yang terhormat, harap anda bisa menyimpan barang bawaan di bawah tempat duduk di hadapan anda atau di tempat penyimpanan di atas kepala anda (bagasi kabin). Harap anda untuk duduk dan mengencangkan sabuk pengaman anda. Pastikan juga meja dan sandaran kursi anda telah berada pada posisi seharusnya", harap pramugari kepada seluruh penumpang. "Jika anda menempati kursi di samping pintu darurat, harap anda untuk membaca dengan teliti kartu petunjuk khusus yang tersedia pada tempat duduk anda", lanjut pramugari lagi.
Tidak terasa, sekitar 30 menit meninggalkan Makassar, para awak kabin membagikan makanan kotak lengkap dengan lauknya. Para penumpang yang sejak tengah malam berada di ruang tunggu bandara tampak menikmati sarapan pagi dengan menu lontong ayam suir. Pelayanan Sriwijaya Air memang terasa manfaatnya. Pagi dan siang makanan gratis selalu siap untuk penumpang dengan menu yang bervariasi.
Dari apa yang dikemukakan kita dapat memahami bahwa setiap perjalanan yang menggunakan fasilitas maskapai penerbangan termasuk Sriwijaya Air, setiap penumpang harus disiplin mengatur waktu. Mulai dari penentuan pesawat yang akan dipilih, ke konter check in, sampai ke pemeriksaan barang bawaan dan ke ruang tunggu sampai naik ke pesawat dan meninggalkan pesawat ketika sampai di tempat yang dituju. Tujuannya agar selama dalam perjalanan penumpang merasa aman, nyaman, dan barang bawaan tidak ada yang tertinggal. Dengan kedisiplinan itu diharapkan tidak ada penumpang yang terlambat dan ditinggalkan pesawat seperti yang dialami beberapa penumpang sebelumnya. Hanya karena terlambat beberapa detik, menit, seorang penumpang harus ikhlas kehilangan harga tiket yang cukup mahal.
Dalam perspektif Islam, menghargai waktu, disiplin waktu, memanage waktu sangat diutamakan. Dalam berbagai tempat di dalam al-Qur'an, Allah bersumpah dengan waktu fajar, subuh, waktu dhuha, waktu ashar, waktu malam dan lain-lain. Selain bahwa waktu itu adalah bukti kebesaran Allah swt, juga berarti pentingnya menghargai waktu. Melalui waktu, manusia hidup, di dalam waktu manusia sukses, dan dengan waktu manusia mengalami kegagalan dan kerugian. Melalui al-Qur'an pada Surah al-'Ashr Allah menegaskan :
وَالْعَصْرِ (1إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3 ...
Artinya :
1. Demi masa.
2. Sungguh, manusia berada dalam kerugian,
3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran.
Ayat tersebut mengandung makna bahwa semua orang berada dalam kerugian kecuali orang-orang yang dapat menggunakan waktu dengan baik. Ia gunakan waktunya untuk beriman, berbuat kebaikan untuk kemanusiaan.
والله اعلم بالصواب
Ternate, Senin, 29 Juli 2019.
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Terbang Bersama
Sriwijaya Air
Makassar-Ternate
Sekitar jam 02.00 dini hari, senin, 29 Juli 2019, saya dan istri, ibu dari ketiga anak saya tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin kemudian ke konter check in. Calon penumpang untuk Sriwijaya Air yang sedang melakukan check in hanya beberapa orang, maka hanya membutuhkan beberapa menit, boarding pass saya dan istri sudah ada. Saat menunjukkan tiket dan kartu identitas kepada petugas konter, saya minta nomor kursi yang agak ke depan. Petugas dengan senyum, ramah mengembalikan tiket dan KTP saya dan istri beserta Boarding Pass, No kursi 2A dan 2B, kursi kedua dari depan pesawat. Tidak lama kemudian terdengar suara dari bagian informasi bandara, "perhatian, para penumpang Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ598 tujuan Ternate dipersilahkan masuk ke ruang tunggu melalui pintu 5". Tepat jam 03.16, boarding pesawat bersamaan terdengar dari informasi bandara mempersilahkan para penumpang segera naik ke pesawat. Para penumpang segera ke bus antaran menuju pesawat Sriwijaya yang terparkir beberapa ratus meter dari bandara.
"Selamat datang di Sriwijaya Air nomor penerbangan 598 tujuan Ternate", sapa pramugari dengan senyum kepada setiap penumpang yang baru naik ke pesawat. Sekitar 15 menit kemudian, para penumpang sudah berada di kursi masing-masing, pramugari menyampaikan : "Bapak dan Ibu yang terhormat, harap anda bisa menyimpan barang bawaan di bawah tempat duduk di hadapan anda atau di tempat penyimpanan di atas kepala anda (bagasi kabin). Harap anda untuk duduk dan mengencangkan sabuk pengaman anda. Pastikan juga meja dan sandaran kursi anda telah berada pada posisi seharusnya", harap pramugari kepada seluruh penumpang. "Jika anda menempati kursi di samping pintu darurat, harap anda untuk membaca dengan teliti kartu petunjuk khusus yang tersedia pada tempat duduk anda", lanjut pramugari lagi.
Tidak terasa, sekitar 30 menit meninggalkan Makassar, para awak kabin membagikan makanan kotak lengkap dengan lauknya. Para penumpang yang sejak tengah malam berada di ruang tunggu bandara tampak menikmati sarapan pagi dengan menu lontong ayam suir. Pelayanan Sriwijaya Air memang terasa manfaatnya. Pagi dan siang makanan gratis selalu siap untuk penumpang dengan menu yang bervariasi.
Dari apa yang dikemukakan kita dapat memahami bahwa setiap perjalanan yang menggunakan fasilitas maskapai penerbangan termasuk Sriwijaya Air, setiap penumpang harus disiplin mengatur waktu. Mulai dari penentuan pesawat yang akan dipilih, ke konter check in, sampai ke pemeriksaan barang bawaan dan ke ruang tunggu sampai naik ke pesawat dan meninggalkan pesawat ketika sampai di tempat yang dituju. Tujuannya agar selama dalam perjalanan penumpang merasa aman, nyaman, dan barang bawaan tidak ada yang tertinggal. Dengan kedisiplinan itu diharapkan tidak ada penumpang yang terlambat dan ditinggalkan pesawat seperti yang dialami beberapa penumpang sebelumnya. Hanya karena terlambat beberapa detik, menit, seorang penumpang harus ikhlas kehilangan harga tiket yang cukup mahal.
Dalam perspektif Islam, menghargai waktu, disiplin waktu, memanage waktu sangat diutamakan. Dalam berbagai tempat di dalam al-Qur'an, Allah bersumpah dengan waktu fajar, subuh, waktu dhuha, waktu ashar, waktu malam dan lain-lain. Selain bahwa waktu itu adalah bukti kebesaran Allah swt, juga berarti pentingnya menghargai waktu. Melalui waktu, manusia hidup, di dalam waktu manusia sukses, dan dengan waktu manusia mengalami kegagalan dan kerugian. Melalui al-Qur'an pada Surah al-'Ashr Allah menegaskan :
وَالْعَصْرِ (1إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3 ...
Artinya :
1. Demi masa.
2. Sungguh, manusia berada dalam kerugian,
3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran.
Ayat tersebut mengandung makna bahwa semua orang berada dalam kerugian kecuali orang-orang yang dapat menggunakan waktu dengan baik. Ia gunakan waktunya untuk beriman, berbuat kebaikan untuk kemanusiaan.
والله اعلم بالصواب
Ternate, Senin, 29 Juli 2019.
Comments
Post a Comment