Bersama al-Qur'an (145)
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Iman dan Amal Saleh :
Seperti Dua Sisi Mata Uang yang Tidak Bisa Dipisahkan
(Sebuah Perspektif)
Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 341 dari Makassar baru saja mendarat di bandara Sukarno Hatta di Cengkareng, menjelang jam 07.00 pagi WIB. Beberapa menit kemudian para penumpang transit yang akan pindah pesawat untuk berbagai tujuan tiba di ruang tunggu. Sebagai salah seorang penumpang transit dan karena waktu boarding masih lama, maka waktu yang terluang dimanfaatkan membaca berbagai catatan di fb. Bacaan tersebut menginspirasi lahirnya tulisan ini :
Iman dan Amal Saleh :
Seperti Dua Sisi Mata Uang yang Tidak Bisa Dipisahkan (Sebuah Perspektif)
Dalam Surah al-Kahfi ayat 30 Allah menjelaskan :
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا
Artinya :
Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.
Dalam banyak ayat al-Qur'an, kata iman (الإيمان) dan amal saleh, amal kebaikan (عملواالصالحات) selalu digandengkan, disebut bersamaan. Menurut para ulama tafsir bahwa iman (mempercayai, mengamalkan, mengikuti petunjuk nabi) itu sendiri adalah salah satu syarat seseorang bisa masuk surga. Sedangkan amal saleh saja, amal kebaikan yang terpisah dari iman tidak menjadi syarat seseorang masuk surga. Oleh karena itu orang yang berbuat baik tetapi ia adalah orang musyrik atau orang kafir yaitu orang yang tertutup hatinya, menolak kebenaran al-Qur'an, tidak mengakui kebenaran Nabi saw maka amal kebaikannya tidak bermanfaat baginya untuk masuk surga karena orang yang tertutup hatinya, dan orang musyrik diharamkan oleh Allah masuk surga. Allah menjelaskan dalam Surah al-Bayyinah ayat 6 :
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ أُولَٰئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ
Artinya :
Sesungguhnya orang-orang yang menolak kebenaran Isam yakni ahli Kitab dan orang-oriang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.
Dalam perspektif agama Islam sesungguhnya yang diinginkan adalah memadukan antara iman dan amal saleh. Orang yang beriman dan beramal saleh akan mengangkat derajat seseorang menjadi lebih baik, menjadi sangat terhormat dan sangat mulia di hadapan Allah swt. Oleh karena itu Allah swt memberi petunjuk kepada hamba-hamba-Nya agar mereka berusaha sungguh-sungguh untuk mendapatkan keberuntungan yang paling tinggi yaitu surga dengan dua cara yang mulia secara bersama yaitu memadukan antara iman dan amal saleh seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, seorang muslim harus bersungguh-sungguh beriman dan mengerjakan amal saleh sampai ke tingkat yang lebih tinggi yaitu beriman, beramal saleh dengan penuh keikhlasan karena Allah dan diterima oleh-Nya.
والله اعلم بالصواب
Jakarta, Ruang Tunggu Bandara Sukarno Hatta, Minggu, 14 Juli 2019.
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Iman dan Amal Saleh :
Seperti Dua Sisi Mata Uang yang Tidak Bisa Dipisahkan
(Sebuah Perspektif)
Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 341 dari Makassar baru saja mendarat di bandara Sukarno Hatta di Cengkareng, menjelang jam 07.00 pagi WIB. Beberapa menit kemudian para penumpang transit yang akan pindah pesawat untuk berbagai tujuan tiba di ruang tunggu. Sebagai salah seorang penumpang transit dan karena waktu boarding masih lama, maka waktu yang terluang dimanfaatkan membaca berbagai catatan di fb. Bacaan tersebut menginspirasi lahirnya tulisan ini :
Iman dan Amal Saleh :
Seperti Dua Sisi Mata Uang yang Tidak Bisa Dipisahkan (Sebuah Perspektif)
Dalam Surah al-Kahfi ayat 30 Allah menjelaskan :
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا
Artinya :
Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.
Dalam banyak ayat al-Qur'an, kata iman (الإيمان) dan amal saleh, amal kebaikan (عملواالصالحات) selalu digandengkan, disebut bersamaan. Menurut para ulama tafsir bahwa iman (mempercayai, mengamalkan, mengikuti petunjuk nabi) itu sendiri adalah salah satu syarat seseorang bisa masuk surga. Sedangkan amal saleh saja, amal kebaikan yang terpisah dari iman tidak menjadi syarat seseorang masuk surga. Oleh karena itu orang yang berbuat baik tetapi ia adalah orang musyrik atau orang kafir yaitu orang yang tertutup hatinya, menolak kebenaran al-Qur'an, tidak mengakui kebenaran Nabi saw maka amal kebaikannya tidak bermanfaat baginya untuk masuk surga karena orang yang tertutup hatinya, dan orang musyrik diharamkan oleh Allah masuk surga. Allah menjelaskan dalam Surah al-Bayyinah ayat 6 :
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ أُولَٰئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ
Artinya :
Sesungguhnya orang-orang yang menolak kebenaran Isam yakni ahli Kitab dan orang-oriang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.
Dalam perspektif agama Islam sesungguhnya yang diinginkan adalah memadukan antara iman dan amal saleh. Orang yang beriman dan beramal saleh akan mengangkat derajat seseorang menjadi lebih baik, menjadi sangat terhormat dan sangat mulia di hadapan Allah swt. Oleh karena itu Allah swt memberi petunjuk kepada hamba-hamba-Nya agar mereka berusaha sungguh-sungguh untuk mendapatkan keberuntungan yang paling tinggi yaitu surga dengan dua cara yang mulia secara bersama yaitu memadukan antara iman dan amal saleh seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, seorang muslim harus bersungguh-sungguh beriman dan mengerjakan amal saleh sampai ke tingkat yang lebih tinggi yaitu beriman, beramal saleh dengan penuh keikhlasan karena Allah dan diterima oleh-Nya.
والله اعلم بالصواب
Jakarta, Ruang Tunggu Bandara Sukarno Hatta, Minggu, 14 Juli 2019.
Comments
Post a Comment