Bersama al-Qur'an (122)
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Hari Ketigapuluh Puasa
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Ramadhan Segera Pamit
Setelah Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M atau 1 Syawal 1440 H jatuh pada Rabu, 5-6-2019, maka bulan Ramadhan akan segera pamit meninggalkan ummat Islam. Ramadhan yang biasa dianalogikan dengan tamu agung itu hanya sekali berkunjung selama setahun. Kunjungan ramadhan kepada kaum muslim itu, walau hanya sebulan tetapi cukup membuat sibuk orang-orang mukmin (sebagai tuan rumah) di berbagai penjuru dunia menjamu tamunya. Bahkan begitu sibuknya, hari-hari keberadaan ramadhan bersama kaum muslim terasa berlalu begitu cepat dan hari ini adalah hari terakhir ramadhan bersama ummat Islam.
Sebagai tamu agung, bulan ramadhan (ramadhan) berbeda dengan tamu biasa, yaitu ketika seseorang atau kawan sejawat bertamu di rumah salah seorang sahabatnya. Tamu Agung yang direkomendasikan oleh Allah mendatangi kaum muslim tidak untuk merepotkan tuan rumah, tetapi justru datang membawa hadiah berlimpah. Hadiah itu adalah hadiah pembebasan, hadiah penyelamat, hadiah yang akan membahagiakan semua tuan rumah yang benar-benar, sungguh-sungguh menerima hadiah dan dapat memanfaatkannya sesuai kegunaannya. Kebahagiaan sipenerima hadiah tidak hanya terbatas dirasakan di dunia tetapi kebahagiaan itu akan dirasakan sampai di hari kemudian kelak, yaitu kebahagiaan yang sesungguhnya, di surga. Karena hadiah itulah orang mukmin sangat sibuk untuk meraihnya.
Hadiah-hadiah titipan Allah yang dibawa ramadhan cukup banyak. Hanya beberapa di antaranya yang disebutkan, yaitu :
1). Hadiah Pertama :
Sifat sabar.
Dalam perspektif al-Qur'an, sifat sabar adalah sifat yang sangat mulia. Sifat yang memiliki power untuk menolong, melindungi orang yang sedang membutuhkan pertolongan. Ketika seseorang merasa sangat berat melaksanakan sesuatu dan hampir putus asa, maka yang bisa membantunya adalah sifat sabar. Begitu banyak orang yang putus asa lalu bunuh diri karena tidak bisa melawan emosinya, tidak mampu mengendalikan diri, ia tidak sabar. Seberat apapun masalah yang dihadapi oleh seseorang jika dihadapi dengan kesabaran, insya Allah akan ada solusinya karena orang sabar bersama Allah. Al-Qur'an Surah al-Baqarah ayat 153 :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
Artinya :
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
2). Hadiah ke-2 :
Dosa yang sudah
dilakukan diputihkan.
Dalam berbagai hadis nabi saw dijelaskan bahwa siapa yang berpuasa sungguh-sungguh, siapa yang mendirikan salat malam dengan sungguh-sungguh, siapa yang mendirikan lailatul qadr dengan sungguh-sungguh, apa sabda Nabi :
غُفِرّ لَهُ ماَتَقَدّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
(Dosa-dosanya yang terdahulu diampuni oleh Allah swt).
3). Hadiah ke-3 : Mengangkat derajat orang beriman (berpuasa) lebih besar dari 83 tahun
(خير من ألف شهر).
Orang mukmin di malam qadr membaca al-Qur'an 1 juz dinilai membaca 1 juz al-Qur'an selama 83 tahun lebih (lebih baik dari 1000 bulan/sekitar 83 tahun). Ibadah apa saja yang dilakukan di malam al-Qadr itu diganjar sama dengan melaksanakan ibadah 83 tahun lebih.
4). Hadiah ke-4 :
Pahala tidak terbatas.
Pahala puasa yang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh orang-orang yang beriman dinilai langsung oleh Allah swt. Karena Allah yang langsung mengganjarnya, maka para Ulama memahami bahwa pahala puasa tidak terbatas. Penjelasannya sebagai berikut :
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ ، قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
Artinya :
Semua amal Bani Adam akan dilipat gandakan kebaikan sepuluh kali sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Azza Wa Jalla berfirman, ‘Kecuali puasa, maka ia untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan pahalanya."
Yakni Aku akan memberikan pahala yang banyak tanpa menentukan kadarnya.
Dalam al-Qur'an Surah az-Zumar ayat 10 menjelaskan :
ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Artinya :
Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.
Dari hadiah-hadiah yang dibawa ramadhan itulah, membuat ramadhan menjadi sangat agung. Bulan yang dinilai paling mulia di antara bulan-bulan dalam setahun.
Hari ini kita sudah berada di hari terakhir ramadhan semoga kita termasuk tuan rumah yang benar-benar menghargai hadiah-hadiah ramadhan, kita berada dalam golongan orang-orang yang berpuasa sungguh-sungguh, dan melaksanakan dengan sungguh-sungguh ibadah-yang wajib dan sunnah-sunnah ramadhan dan bergelar muttaqin.
آمين يارب العٰلمين
والله أعلم بالصواب
Selamat jalan ramadhan !
Semoga Allah memanjangkan umur kita semua, umur yang sehat jasmani dan ruhani dan mempertemukan kita dengan ramadhan tahun akan datang.
آمين يارب العٰلمين
Graha, Makassar, Selasa, 30 Ramadhan 1440 H/ 04 Juni 2019
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Hari Ketigapuluh Puasa
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Ramadhan Segera Pamit
Setelah Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M atau 1 Syawal 1440 H jatuh pada Rabu, 5-6-2019, maka bulan Ramadhan akan segera pamit meninggalkan ummat Islam. Ramadhan yang biasa dianalogikan dengan tamu agung itu hanya sekali berkunjung selama setahun. Kunjungan ramadhan kepada kaum muslim itu, walau hanya sebulan tetapi cukup membuat sibuk orang-orang mukmin (sebagai tuan rumah) di berbagai penjuru dunia menjamu tamunya. Bahkan begitu sibuknya, hari-hari keberadaan ramadhan bersama kaum muslim terasa berlalu begitu cepat dan hari ini adalah hari terakhir ramadhan bersama ummat Islam.
Sebagai tamu agung, bulan ramadhan (ramadhan) berbeda dengan tamu biasa, yaitu ketika seseorang atau kawan sejawat bertamu di rumah salah seorang sahabatnya. Tamu Agung yang direkomendasikan oleh Allah mendatangi kaum muslim tidak untuk merepotkan tuan rumah, tetapi justru datang membawa hadiah berlimpah. Hadiah itu adalah hadiah pembebasan, hadiah penyelamat, hadiah yang akan membahagiakan semua tuan rumah yang benar-benar, sungguh-sungguh menerima hadiah dan dapat memanfaatkannya sesuai kegunaannya. Kebahagiaan sipenerima hadiah tidak hanya terbatas dirasakan di dunia tetapi kebahagiaan itu akan dirasakan sampai di hari kemudian kelak, yaitu kebahagiaan yang sesungguhnya, di surga. Karena hadiah itulah orang mukmin sangat sibuk untuk meraihnya.
Hadiah-hadiah titipan Allah yang dibawa ramadhan cukup banyak. Hanya beberapa di antaranya yang disebutkan, yaitu :
1). Hadiah Pertama :
Sifat sabar.
Dalam perspektif al-Qur'an, sifat sabar adalah sifat yang sangat mulia. Sifat yang memiliki power untuk menolong, melindungi orang yang sedang membutuhkan pertolongan. Ketika seseorang merasa sangat berat melaksanakan sesuatu dan hampir putus asa, maka yang bisa membantunya adalah sifat sabar. Begitu banyak orang yang putus asa lalu bunuh diri karena tidak bisa melawan emosinya, tidak mampu mengendalikan diri, ia tidak sabar. Seberat apapun masalah yang dihadapi oleh seseorang jika dihadapi dengan kesabaran, insya Allah akan ada solusinya karena orang sabar bersama Allah. Al-Qur'an Surah al-Baqarah ayat 153 :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
Artinya :
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
2). Hadiah ke-2 :
Dosa yang sudah
dilakukan diputihkan.
Dalam berbagai hadis nabi saw dijelaskan bahwa siapa yang berpuasa sungguh-sungguh, siapa yang mendirikan salat malam dengan sungguh-sungguh, siapa yang mendirikan lailatul qadr dengan sungguh-sungguh, apa sabda Nabi :
غُفِرّ لَهُ ماَتَقَدّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
(Dosa-dosanya yang terdahulu diampuni oleh Allah swt).
3). Hadiah ke-3 : Mengangkat derajat orang beriman (berpuasa) lebih besar dari 83 tahun
(خير من ألف شهر).
Orang mukmin di malam qadr membaca al-Qur'an 1 juz dinilai membaca 1 juz al-Qur'an selama 83 tahun lebih (lebih baik dari 1000 bulan/sekitar 83 tahun). Ibadah apa saja yang dilakukan di malam al-Qadr itu diganjar sama dengan melaksanakan ibadah 83 tahun lebih.
4). Hadiah ke-4 :
Pahala tidak terbatas.
Pahala puasa yang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh orang-orang yang beriman dinilai langsung oleh Allah swt. Karena Allah yang langsung mengganjarnya, maka para Ulama memahami bahwa pahala puasa tidak terbatas. Penjelasannya sebagai berikut :
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ ، قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
Artinya :
Semua amal Bani Adam akan dilipat gandakan kebaikan sepuluh kali sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Azza Wa Jalla berfirman, ‘Kecuali puasa, maka ia untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan pahalanya."
Yakni Aku akan memberikan pahala yang banyak tanpa menentukan kadarnya.
Dalam al-Qur'an Surah az-Zumar ayat 10 menjelaskan :
ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Artinya :
Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.
Dari hadiah-hadiah yang dibawa ramadhan itulah, membuat ramadhan menjadi sangat agung. Bulan yang dinilai paling mulia di antara bulan-bulan dalam setahun.
Hari ini kita sudah berada di hari terakhir ramadhan semoga kita termasuk tuan rumah yang benar-benar menghargai hadiah-hadiah ramadhan, kita berada dalam golongan orang-orang yang berpuasa sungguh-sungguh, dan melaksanakan dengan sungguh-sungguh ibadah-yang wajib dan sunnah-sunnah ramadhan dan bergelar muttaqin.
آمين يارب العٰلمين
والله أعلم بالصواب
Selamat jalan ramadhan !
Semoga Allah memanjangkan umur kita semua, umur yang sehat jasmani dan ruhani dan mempertemukan kita dengan ramadhan tahun akan datang.
آمين يارب العٰلمين
Graha, Makassar, Selasa, 30 Ramadhan 1440 H/ 04 Juni 2019
Comments
Post a Comment