Bersama al-Qur'an (107)
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Hari Kelimabelas Puasa
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Masjid Jogokariyan
Beberapa waktu lalu televisi nasional, Trans7 menayangkan sebuah acara gelar wicara, Hitam Putih. Acara yang dibawakan Deddy Corbuzier itu menghadirkan bintang tamu Ustadz Muhammad Yazir (ustadz Yazir). Ustadz Yazir adalah salah seorang Pengurus Masjid Jogokariyan, Yogyakarta. Topik pembicaraan yang diangkat malam itu berkaitan dengan managemen pengelolaan Masjid Jogokariyan. Mesjid ini menarik untuk dibahas karena memiliki program unik yang tidak dimiliki masjid lain. Keunikannya itulah, masjid Jogokariyan kemudian menjadi viral di medsos. Hitam Putih lalu mengundangnya.
Beberapa program masjid Jogokariyan di antaranya :
1). Mengganti barang-barang jamaah yang hilang seperti sandal, sepeda yang diparkir di halaman masjid. 2). Mengumumkan saldo infak nol rupiah setiap bulan karena dana itu sudah harus habis di bulan itu juga untuk pelayanan masyarakat. 3). Memiliki penginapan yang saat ini ada 13 kamar. Tiga di antaranya diperuntukkan secara gratis kepada musafir yang tidak mampu. 4). Selama bulan ramadhan menyediakan ta'jil dan makanan untuk berbuka puasa. Khusus untuk bulan ini, setiap hari rata-rata menghabiskan 3200 piring nasi.
Ketika Deddy Corbuzier menanyakan tentang warna warni mesjid kepada ustadz Yazir, "Memang, warna masjid beraneka macam," jawab ustadz Yazir. "Mesjid itu dirancang untuk menyenangkan jamaah, senang di dunia dan di
akhirat", sambung ustadz Yazir". Katanya, ada ATM beras masjid, tanya Deddy Corbuzier. "Iya betul. Sampai saat ini warga yang memiliki kartu ATM beras berjumlah 1380 orang siap memanfaatkan beras yang sudah berjumlah 2,7 ton", jawab ustadz Yazir". Kalau ada sepeda yang hilang diganti, dananya dari mana ?, tanya Deddy Corbuzier lagi. "Begini, kami ingin merubah cara berpikir sebahagian orang yang bangga tidak bertanggung jawab. Biasanya di masjid ada pengumuman/peringatan ditujukan kepada jamaah agar hati-hati menyimpan sandal, kendaraan. Di sini sering ada kehilangan. Takmir masjid tidak bertanggung jawab. Cara inilah yang dirubah", kata ustadz Yazir. "Di masjid kami justru diumumkan kalau ada barang yang hilang akan diganti dengan yang baru dan mereknya sama, Takmir masjid bertanggung jawab" jawab ustadz Yazir sambil menyebutkan contoh pernah mengganti sepeda seorang anak SMP dengan uang tunai 1,6 juta rupiah sesuai harga sepeda. "Kalau dihitung jumlah infak masjid pertahun mengalami peningkatan besar. Di tahun 1999 jumlahnya 8.640.000 rupiah. Saat ini mencapai 3,6 miliyar pertahun", sambung ustadz Yazir lagi.
"Masjid pada dasarnya harus menyediakan fasilitas, keamanan, kenyamanan bagi jamaah. Khusus untuk keamanan, masjid Jogokariyan memiliki petugas keamanan ditambah CCTV dengan 24 kamera", lanjut ustadz Yazir menjelaskan.
Upaya lainnya yang dilakukan pihak masjid dalam upaya membangun komunikasi dengan jamaah, masjid Jogokariyan memiliki data base warga. Dari sini warga dapat diketahui latar belakang pendidikan, pekerjaan, tingkat pemahaman keagamaan, dan lain-lain. Hal ini sangat membantu fihak masjid untuk membuat jamaah nyaman, membuat peta dakwah, menyusun program dalam rangka mendekatkan warga ke masjid, warga semakin cinta masjid.
Dari apa yang dikemukakan mungkin kita bisa berkata bahwa masjid Jogokariyan adalah sebuah masjid yang telah berhasil mendekatkan warga ke masjid, masjid yang memberi rasa aman dan nyaman bagi warganya bertasbih dan mengagungkan asma Allah sebagai salah satu fungsi masjid. Al-Qur'an pada Surah an-Nur ayat 36 :
فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَنْ تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ
Artinya :
Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang.
Kaum muslim sejatinya selalu bersama-sama, berpadu satu untuk mewujudkan masjid sebagai tempat pertemuan ummat Islam, tempat saling peduli. Selain itu, kita juga berupaya secara bersama-sama mewujudkan masjid sebagai tempat yang aman, nyaman. Tempat belajar ilmu agama yang sejuk. Materi khuthbah disampaikan sangat menyentuh hati. Tempat belajar kebersihan dan kesucian akhlak. Tempat mendidik jiwa, pikiran melahirkan ukuwah, persatuan, persamaan. Dan melalui masjid warga masyarakat hidup rukun dan damai. Semoga cara pengelolaan, management masjid Jogokariyan tertular ke berbagai masjid di berbagai pelosok negeri ini.
آمين يا رب العٰلمين
والله أعلم بالصواب
Ternate, Senin, 15 Ramadhan 1440 H/ 20 Mei 2019
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Hari Kelimabelas Puasa
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Masjid Jogokariyan
Beberapa waktu lalu televisi nasional, Trans7 menayangkan sebuah acara gelar wicara, Hitam Putih. Acara yang dibawakan Deddy Corbuzier itu menghadirkan bintang tamu Ustadz Muhammad Yazir (ustadz Yazir). Ustadz Yazir adalah salah seorang Pengurus Masjid Jogokariyan, Yogyakarta. Topik pembicaraan yang diangkat malam itu berkaitan dengan managemen pengelolaan Masjid Jogokariyan. Mesjid ini menarik untuk dibahas karena memiliki program unik yang tidak dimiliki masjid lain. Keunikannya itulah, masjid Jogokariyan kemudian menjadi viral di medsos. Hitam Putih lalu mengundangnya.
Beberapa program masjid Jogokariyan di antaranya :
1). Mengganti barang-barang jamaah yang hilang seperti sandal, sepeda yang diparkir di halaman masjid. 2). Mengumumkan saldo infak nol rupiah setiap bulan karena dana itu sudah harus habis di bulan itu juga untuk pelayanan masyarakat. 3). Memiliki penginapan yang saat ini ada 13 kamar. Tiga di antaranya diperuntukkan secara gratis kepada musafir yang tidak mampu. 4). Selama bulan ramadhan menyediakan ta'jil dan makanan untuk berbuka puasa. Khusus untuk bulan ini, setiap hari rata-rata menghabiskan 3200 piring nasi.
Ketika Deddy Corbuzier menanyakan tentang warna warni mesjid kepada ustadz Yazir, "Memang, warna masjid beraneka macam," jawab ustadz Yazir. "Mesjid itu dirancang untuk menyenangkan jamaah, senang di dunia dan di
akhirat", sambung ustadz Yazir". Katanya, ada ATM beras masjid, tanya Deddy Corbuzier. "Iya betul. Sampai saat ini warga yang memiliki kartu ATM beras berjumlah 1380 orang siap memanfaatkan beras yang sudah berjumlah 2,7 ton", jawab ustadz Yazir". Kalau ada sepeda yang hilang diganti, dananya dari mana ?, tanya Deddy Corbuzier lagi. "Begini, kami ingin merubah cara berpikir sebahagian orang yang bangga tidak bertanggung jawab. Biasanya di masjid ada pengumuman/peringatan ditujukan kepada jamaah agar hati-hati menyimpan sandal, kendaraan. Di sini sering ada kehilangan. Takmir masjid tidak bertanggung jawab. Cara inilah yang dirubah", kata ustadz Yazir. "Di masjid kami justru diumumkan kalau ada barang yang hilang akan diganti dengan yang baru dan mereknya sama, Takmir masjid bertanggung jawab" jawab ustadz Yazir sambil menyebutkan contoh pernah mengganti sepeda seorang anak SMP dengan uang tunai 1,6 juta rupiah sesuai harga sepeda. "Kalau dihitung jumlah infak masjid pertahun mengalami peningkatan besar. Di tahun 1999 jumlahnya 8.640.000 rupiah. Saat ini mencapai 3,6 miliyar pertahun", sambung ustadz Yazir lagi.
"Masjid pada dasarnya harus menyediakan fasilitas, keamanan, kenyamanan bagi jamaah. Khusus untuk keamanan, masjid Jogokariyan memiliki petugas keamanan ditambah CCTV dengan 24 kamera", lanjut ustadz Yazir menjelaskan.
Upaya lainnya yang dilakukan pihak masjid dalam upaya membangun komunikasi dengan jamaah, masjid Jogokariyan memiliki data base warga. Dari sini warga dapat diketahui latar belakang pendidikan, pekerjaan, tingkat pemahaman keagamaan, dan lain-lain. Hal ini sangat membantu fihak masjid untuk membuat jamaah nyaman, membuat peta dakwah, menyusun program dalam rangka mendekatkan warga ke masjid, warga semakin cinta masjid.
Dari apa yang dikemukakan mungkin kita bisa berkata bahwa masjid Jogokariyan adalah sebuah masjid yang telah berhasil mendekatkan warga ke masjid, masjid yang memberi rasa aman dan nyaman bagi warganya bertasbih dan mengagungkan asma Allah sebagai salah satu fungsi masjid. Al-Qur'an pada Surah an-Nur ayat 36 :
فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَنْ تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ
Artinya :
Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang.
Kaum muslim sejatinya selalu bersama-sama, berpadu satu untuk mewujudkan masjid sebagai tempat pertemuan ummat Islam, tempat saling peduli. Selain itu, kita juga berupaya secara bersama-sama mewujudkan masjid sebagai tempat yang aman, nyaman. Tempat belajar ilmu agama yang sejuk. Materi khuthbah disampaikan sangat menyentuh hati. Tempat belajar kebersihan dan kesucian akhlak. Tempat mendidik jiwa, pikiran melahirkan ukuwah, persatuan, persamaan. Dan melalui masjid warga masyarakat hidup rukun dan damai. Semoga cara pengelolaan, management masjid Jogokariyan tertular ke berbagai masjid di berbagai pelosok negeri ini.
آمين يا رب العٰلمين
والله أعلم بالصواب
Ternate, Senin, 15 Ramadhan 1440 H/ 20 Mei 2019
Comments
Post a Comment