Bersama al-Qur'an (101)
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Hari Kesembilan Puasa
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Berbagi kepada sesama
Salah satu sifat mulia yang dimiliki oleh orang yang beriman adalah sifat dermawan. Sifat dermawan atau suka berbagi adalah bukti keimanan, pengamalan terhadap nilai-nilai agama. Dalam Islam, antar sesama mukmin adalah bersaudara, tidak dibatasi oleh usia, suku, warna kulit atau wilayah. Al-Qur'an pada surah al-Hujurat ayat 10 menginformasikan :
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Artinya : Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu perbaikilah hubungan antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.
Orang yang bersaudara memiliki keterikatan antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, saling berbagi adalah sebuah keharusan. Berbagi apa saja dalam kebaikan. Saling menunjukkan ke jalan yang baik dan benar. Tidak ada perselihan, tidak ada kebencian dan permusuhan, pintu-pintunya ditutup rapat, yang ada adalah kebersamaan, saling mengsupport, saling menolong kepada kebaikan. Al-Qur'an surah al-Maidah ayat 2 merekomendasikan :
ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Artinya :
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
Beberapa hadis yang terkait diriwayatkan oleh Muslim sebagai berikut :
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
Artinya : Orang mukmin dengan orang mukmin yang lain seperti sebuah bangunan, sebagian menguatkan sebagian yang lain.
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ، وَتَعَاطُفِهِمْ، وَتَرَاحُمِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
Artinya : Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.
Hadis pertama menggambarkan bahwa orang mukmin itu sangat kuat karena orang mukmin yang satu dengan yang lainnya seperti satu bangunan yang saling menguatkan, saling menopang.
Hadis kedua menjelaskan bahwa orang mukmin dengan mukmin lainnya adalah tubuh yang satu. Jika ada bagian tertentu yang sakit maka bagian lainnya ikut merasa sakit. Artinya, seorang mukmin tidak boleh senang sendiri, bahagia sendiri, cerdas sendiri, kaya sendiri dan seterusnya. Orang mukmin harus berbagi dengan orang lain.
Media sosial saat ini dirasakan sangat efektif memberi sumbangsih bagi ummat Islam menebar kedermawanan untuk berbagi kebaikan kepada orang lain di kota yang sama, di propinsi yang berbeda bahkan melintasi berbagai negara. Upload berbagai nasehat keagamaan, video berisi metode menghafal al-Qur'an secara efektif, you tube conten ceramah, taushiyah dalam berbagai topik dan berbagai bahasa. Sementara ustadz lainnya berbagi ilmu al-Qur'an, ilmu hadis, ilmu fikhi, dll. Mentor kursus menulis online membagi ilmu bagaimana menulis yang baik. Ibu-ibu berbagi resep membuat kue tradisional dan modern, kue basah, kue kering. Ada juga yang berbagi pengalaman bagaimana merawat anggrek dan beragam kembang lainnya.
Di bulan ramadhan di hari kesembilan hari ini, sifat dermawan itu sangat dirasakan manfaatnya. Selain mendapat nilai ibadah puasa, kita juga dapat pengalaman dan beragam pengetahuan. Tentusaja kita juga akan berusaha turut berbagi. Sekecil apapun kebaikan itu tentu akan berguna bagi orang lain. Boleh jadi kita berbagi dengan tutur kata yang menyejukkan, berbagi akhlak mulia, berbagi senyum karena Allah. Berbagi tenaga, pikiran, berbagi ilmu, dan berbagi buku. Boleh juga bagi yang mampu, berbagi aqua, snack, nasi bungkus ke mesjid untuk bahan berbuka puasa, atau memberi santunan bagi anak yatim, dll. Apa yang sudah kita bagikan, itulah milik kita. Ketika yang dibagikan itu berfaedah untuk orang lain lalu kebaikan itu dibagikan lagi kepada yang lainnya, ia akan menjadi air mengalir yang selalu memberi kesejukan. Kesejukan berupa amal jariah yang pahalanya terus mengalir tiada henti.
آمين يارب العٰلمين .
والله أعلم بالصواب
Ternate, Selasa, 09 Ramadhan 1440 H/ 14 Mei 2019
(إقرأ)
M. Djidin
IAIN Ternate
Hari Kesembilan Puasa
Membaca ayat qauliyah dan ayat kauniyah. Ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam al-Qur’an.
Ayat kauniyah adalah ayat
atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah SWT. Ayat kauniyah adalah ayat dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan lainnya yang ada di sekitar kita, di alam ini.
Bacaan kita hari ini :
Berbagi kepada sesama
Salah satu sifat mulia yang dimiliki oleh orang yang beriman adalah sifat dermawan. Sifat dermawan atau suka berbagi adalah bukti keimanan, pengamalan terhadap nilai-nilai agama. Dalam Islam, antar sesama mukmin adalah bersaudara, tidak dibatasi oleh usia, suku, warna kulit atau wilayah. Al-Qur'an pada surah al-Hujurat ayat 10 menginformasikan :
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Artinya : Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu perbaikilah hubungan antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.
Orang yang bersaudara memiliki keterikatan antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, saling berbagi adalah sebuah keharusan. Berbagi apa saja dalam kebaikan. Saling menunjukkan ke jalan yang baik dan benar. Tidak ada perselihan, tidak ada kebencian dan permusuhan, pintu-pintunya ditutup rapat, yang ada adalah kebersamaan, saling mengsupport, saling menolong kepada kebaikan. Al-Qur'an surah al-Maidah ayat 2 merekomendasikan :
ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Artinya :
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
Beberapa hadis yang terkait diriwayatkan oleh Muslim sebagai berikut :
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
Artinya : Orang mukmin dengan orang mukmin yang lain seperti sebuah bangunan, sebagian menguatkan sebagian yang lain.
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ، وَتَعَاطُفِهِمْ، وَتَرَاحُمِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
Artinya : Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.
Hadis pertama menggambarkan bahwa orang mukmin itu sangat kuat karena orang mukmin yang satu dengan yang lainnya seperti satu bangunan yang saling menguatkan, saling menopang.
Hadis kedua menjelaskan bahwa orang mukmin dengan mukmin lainnya adalah tubuh yang satu. Jika ada bagian tertentu yang sakit maka bagian lainnya ikut merasa sakit. Artinya, seorang mukmin tidak boleh senang sendiri, bahagia sendiri, cerdas sendiri, kaya sendiri dan seterusnya. Orang mukmin harus berbagi dengan orang lain.
Media sosial saat ini dirasakan sangat efektif memberi sumbangsih bagi ummat Islam menebar kedermawanan untuk berbagi kebaikan kepada orang lain di kota yang sama, di propinsi yang berbeda bahkan melintasi berbagai negara. Upload berbagai nasehat keagamaan, video berisi metode menghafal al-Qur'an secara efektif, you tube conten ceramah, taushiyah dalam berbagai topik dan berbagai bahasa. Sementara ustadz lainnya berbagi ilmu al-Qur'an, ilmu hadis, ilmu fikhi, dll. Mentor kursus menulis online membagi ilmu bagaimana menulis yang baik. Ibu-ibu berbagi resep membuat kue tradisional dan modern, kue basah, kue kering. Ada juga yang berbagi pengalaman bagaimana merawat anggrek dan beragam kembang lainnya.
Di bulan ramadhan di hari kesembilan hari ini, sifat dermawan itu sangat dirasakan manfaatnya. Selain mendapat nilai ibadah puasa, kita juga dapat pengalaman dan beragam pengetahuan. Tentusaja kita juga akan berusaha turut berbagi. Sekecil apapun kebaikan itu tentu akan berguna bagi orang lain. Boleh jadi kita berbagi dengan tutur kata yang menyejukkan, berbagi akhlak mulia, berbagi senyum karena Allah. Berbagi tenaga, pikiran, berbagi ilmu, dan berbagi buku. Boleh juga bagi yang mampu, berbagi aqua, snack, nasi bungkus ke mesjid untuk bahan berbuka puasa, atau memberi santunan bagi anak yatim, dll. Apa yang sudah kita bagikan, itulah milik kita. Ketika yang dibagikan itu berfaedah untuk orang lain lalu kebaikan itu dibagikan lagi kepada yang lainnya, ia akan menjadi air mengalir yang selalu memberi kesejukan. Kesejukan berupa amal jariah yang pahalanya terus mengalir tiada henti.
آمين يارب العٰلمين .
والله أعلم بالصواب
Ternate, Selasa, 09 Ramadhan 1440 H/ 14 Mei 2019
Comments
Post a Comment