Bersama al-Qur'an (40)
Bacalah (أقراء)
Tanggal 06 Februari 2017 berdasarkan Surat Tugas dari Rektor IAIN Nomor 016/In.16/R3/KP/.01.2/2017, saya mendampingi mahasiswa prodi Ilmu al-Qur'an Tafsir (IAT) Jurusan Ushuluddin Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Ternate yang akan menimbah ilmu agama Islam terutama berkaitan dengan ilmu al-Qur'an dan Tafsir di Pusat Studi al-Qur'an Jakarta pimpinan Prof.Dr. M.Quraish Shihab, MA. Kegiatan ini merupakan tahun kedua dimana pada tahun sebelumnya kami juga mendampingi mahasiswa prodi IAT lainnya ke tempat yang sama.
Sekitar jam 12 siang waktu Ternate (WIT) dengan pesawat Sriwijaya Air kami tinggalkan Ternate menuju Jakarta. Dalam perjalanan, beberapa kali pramugari mengingatkan para penumpang yang sedang ke kamar kecil agar segera kembali ke tempat duduk masing-masing karena cuaca sedang buruk. Alhamdulillah kurang lebih 3 jam 20 menit kami tiba di Bandara Sukarno Hatta. Setelah meninggalkan baggage claim mahasiswa semester dua tahun akademik 2017 ini bertanya kepada saya, salat dimana pak, maklum sebahagian mereka hanya pernah transit dan yang lainnya baru pertama kali ke Jakarta. Situasi dan fasilitas tempat ibadah di Bandara belum diketahui. Semangat beribadah sangat tinggi sebuah sinyal positif.
Usai salat saya kontak pihak PSQ yang dijawab oleh Ach. Zayadi, M.Pd. Jawaban beliau sudah siap menerima kami dan meminta kalau bisa tiba di PSQ sebelum maghrib. Kamipun segera meluncur dengan DAMRI menuju Lebak Bulus dilanjutkan dengan naik angkot 106. Pak Ach Zayadi meminta kami untuk menuju ke Pesantren PSQ tempat para penghafal al-Qur'an. Hafalan 30 juz mereka diboboti dengan ilmu al-Qur'an dan tafsir.
Selama ini sebahagian ummat Islam ketika berinteraksi dengan al-Qur'an hanya bertumpu pada bacaan, hafalan dan pendengaran. Mereka sangat menyukai membaca al-Qur'an, menghafalnya dan mendengarkannya. PSQ berusaha bagaimana agar al-Qur'an tidak hanya dibaca (qiraatan), dihafal (hifdzan) dan didengar (istima'an) tetapi harus diboboti dengan pendekatan lainnya. Al-Qur'an harus dipahami maknanya (fahman wa tafsiran) serta mengamalkan dan mendakwahkannya (ittiba'an wa 'amalan wa da'watan).
Trilogi Interaksi dengan al-Qur'an ini :
1. Membaca (tilawatan), menghafal (hifzhan), dan mendengarkan (istima'an)
2. Memahami maknanya (fahman wa tafsiran)
3. Mengamalkan dan mendakwahkannya kepada orang lain (ittiba'an wa 'amalan wa
da'watan)" adalah rekomendasi al-Qur'an sebagaimana fungsi diutusnya Rasul saw yang digambarkan surah al-Baqarah, ayat 129
Sekitar jam 12 siang waktu Ternate (WIT) dengan pesawat Sriwijaya Air kami tinggalkan Ternate menuju Jakarta. Dalam perjalanan, beberapa kali pramugari mengingatkan para penumpang yang sedang ke kamar kecil agar segera kembali ke tempat duduk masing-masing karena cuaca sedang buruk. Alhamdulillah kurang lebih 3 jam 20 menit kami tiba di Bandara Sukarno Hatta. Setelah meninggalkan baggage claim mahasiswa semester dua tahun akademik 2017 ini bertanya kepada saya, salat dimana pak, maklum sebahagian mereka hanya pernah transit dan yang lainnya baru pertama kali ke Jakarta. Situasi dan fasilitas tempat ibadah di Bandara belum diketahui. Semangat beribadah sangat tinggi sebuah sinyal positif.
Usai salat saya kontak pihak PSQ yang dijawab oleh Ach. Zayadi, M.Pd. Jawaban beliau sudah siap menerima kami dan meminta kalau bisa tiba di PSQ sebelum maghrib. Kamipun segera meluncur dengan DAMRI menuju Lebak Bulus dilanjutkan dengan naik angkot 106. Pak Ach Zayadi meminta kami untuk menuju ke Pesantren PSQ tempat para penghafal al-Qur'an. Hafalan 30 juz mereka diboboti dengan ilmu al-Qur'an dan tafsir.
Selama ini sebahagian ummat Islam ketika berinteraksi dengan al-Qur'an hanya bertumpu pada bacaan, hafalan dan pendengaran. Mereka sangat menyukai membaca al-Qur'an, menghafalnya dan mendengarkannya. PSQ berusaha bagaimana agar al-Qur'an tidak hanya dibaca (qiraatan), dihafal (hifdzan) dan didengar (istima'an) tetapi harus diboboti dengan pendekatan lainnya. Al-Qur'an harus dipahami maknanya (fahman wa tafsiran) serta mengamalkan dan mendakwahkannya (ittiba'an wa 'amalan wa da'watan).
Trilogi Interaksi dengan al-Qur'an ini :
1. Membaca (tilawatan), menghafal (hifzhan), dan mendengarkan (istima'an)
2. Memahami maknanya (fahman wa tafsiran)
3. Mengamalkan dan mendakwahkannya kepada orang lain (ittiba'an wa 'amalan wa
da'watan)" adalah rekomendasi al-Qur'an sebagaimana fungsi diutusnya Rasul saw yang digambarkan surah al-Baqarah, ayat 129
رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Artinya : Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau dan mengajarkan kepada mereka Al-Kitab (Al-Qur'an) dan hikmah serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
Bacaan kita kali ini adalah membaca dua ayat, pertama ayat yang tertulis yaitu membaca ayat 129 surah al-Baqarah. Kedua membaca ayat kauniyah yang tidak tertulis. Yaitu membaca sebahagian ummat Islam, saudara-saudara kita yang berinteraksi dengan al-Qur'an hanya sebatas membaca, menghafal dan mendengarkan. Boleh jadi mereka itu termasuk keluarga kita, kerabat kita, anak-anak kita, bahkan mungkin kita sendiri.
Moga hasil bacaan kita hari ini menjadi daya dorong untuk meningkatkan kecintaan kita kepada al-Qur'an tidak hanya sebatas membacanya, menghafalnya dan mendengarkannya.
Moga Allah memberikan hidayah berupa kekuatan, pengetahuan, kemampuan untuk memahami, mengamalkan dan mendakwahkan al-Qur'an kepada keluarga kita dan saudara-saudara kita yang lain. Harapan kami moga anak-anak kami yang sedang belajar di PSQ sampai 08 Maret 2017 diberi hidayah untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai al-Qur'an dan kelak setelah kembali ke kampus bisa mendakwahkannya kepada sesama mahasiswa dan kepada yang lainnya. امين يا رب العالمين ،
Bacaan kita kali ini adalah membaca dua ayat, pertama ayat yang tertulis yaitu membaca ayat 129 surah al-Baqarah. Kedua membaca ayat kauniyah yang tidak tertulis. Yaitu membaca sebahagian ummat Islam, saudara-saudara kita yang berinteraksi dengan al-Qur'an hanya sebatas membaca, menghafal dan mendengarkan. Boleh jadi mereka itu termasuk keluarga kita, kerabat kita, anak-anak kita, bahkan mungkin kita sendiri.
Moga hasil bacaan kita hari ini menjadi daya dorong untuk meningkatkan kecintaan kita kepada al-Qur'an tidak hanya sebatas membacanya, menghafalnya dan mendengarkannya.
Moga Allah memberikan hidayah berupa kekuatan, pengetahuan, kemampuan untuk memahami, mengamalkan dan mendakwahkan al-Qur'an kepada keluarga kita dan saudara-saudara kita yang lain. Harapan kami moga anak-anak kami yang sedang belajar di PSQ sampai 08 Maret 2017 diberi hidayah untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai al-Qur'an dan kelak setelah kembali ke kampus bisa mendakwahkannya kepada sesama mahasiswa dan kepada yang lainnya. امين يا رب العالمين ،
Makassar, 09 Februari 2017
Comments
Post a Comment