Bersama al-Qur'an (2)
سيروا فى الارض
(Berjalanlah, berwisatalah kamu di muka bumi).
سيروا فى الارض
adalah penggalan ayat, tidak berdiri sendiri dan terdapat pada beberapa surah al-Qur'an. Kata ini antara lain dapat ditemukan pada surah Ali Imran (3):137; al-An'am(6):11;al-Nahl(16);al-Ankabut(29):20. Kata سيروا فى الارض (siiruu fi al-ardh) diikuti oleh kata فانظروا كيف كان عاقبة المكذبين (dan perhatikanlah bagaimana kesudahan (buruk) yang dialami orang-
orang yang mendustakan agama (ada juga yang menggunakan redaksi ثم انظروا كيف كان عاقبة المكذبين )
Perintah melakukan perjalanan atau wisata yang terkandung pada ayat tersebut adalah perjalanan untuk memperhatikan, merenungkan bukti sejarah, akibat buruk yang telah dialami oleh orang yang telah mendustakan pesan yang dibawah oleh al-Qur'an. Teman-teman FB yang pernah mengunjungi Museum Mumi di Mesir tentulah menyaksikan dari dekat mumi Firaun yang tersimpan di dalam kaca. Ini salah satu bukti fisik yang dapat dilihat dengan mata, disaksikan dengan penuh yakin. Saya sempat mencari tahu berapa tingginya Fir'aun dengan menggunakan 8 setengah jengkal sekitar 2 meter. Ini saya lakukan 2007 yang lalu ketika melakukan penelitian tafsir di Mesir bersama beberapa teman, yang saat ini menjadi pakar-pakar tafsir dan cendekiawan Muslim Indonesia yang produktif di antaranya yang disebutkan di sini Dr.Aksin Wijaya, MA dosen teladan PTKIN 2016, Dr. Abad Badruzaman, MA, Dekan FUAD IAIN Tulung Agung, Dr. Hamka Hasan, MA, Dekan Fak.Dirasah Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah, Prof. Dr. Mardan, M.Ag Warek I UIN Alauddin Makassar.
Mumi Fir'aun sekaligus memberi kesadaran bahwa bagaimanapun berkuasanya seseorang (Fir'aun telah menjadikan dirinya sebagai Tuhan) tidak kekal dan tidak mampu melawan kekuasaan Allah SWT.
Ini juga membuktikan kebenaran dan kemukjizatan al-Qur'an. Al-Qur'an sudah memberitahukan
فاليوم ننجيك ببدنك لتكون لمن خلفك اية و ان كثيرا من الناس عن ايتنا لغفلون ( falyauma nunajika bibadanika litakuna liman khalfaka ayatan wa inna katsiran minannasi 'an ayatina laghafilun (Surah Yunus: 92). Artinya: Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu (Fir'aun) supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami).
Ini juga membuktikan kebenaran dan kemukjizatan al-Qur'an. Al-Qur'an sudah memberitahukan
فاليوم ننجيك ببدنك لتكون لمن خلفك اية و ان كثيرا من الناس عن ايتنا لغفلون ( falyauma nunajika bibadanika litakuna liman khalfaka ayatan wa inna katsiran minannasi 'an ayatina laghafilun (Surah Yunus: 92). Artinya: Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu (Fir'aun) supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami).
Ayat lain menyebutkan yang artinya: Berjalanlah di muka bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan manusia dari permulaannya kemudian Allah menciptakannya sekali lagi (Surah al-'Ankabut (29): 20.
Ayat ini dapat dimaknai bahwa tujuan wisata untuk mengenal alam raya dengan segala seni dan keindahannya.
Ayat ini dapat dimaknai bahwa tujuan wisata untuk mengenal alam raya dengan segala seni dan keindahannya.
Mungkin kita boleh berkata bahwa teman-teman FB sering melakukan perjalanan wisata baik ke kota-kota dalam negeri dan ke luar negeri tentu tujuannya untuk menyaksikan keindahan,kemajuan, keajaiban dunia, untuk tujuan i'tibar yakni mengambil pelajaran melalui perjalanan wisata. Bapak Walikota Ternate (Dr.H.Bur) pernah berbincang dengan saya ketika duduk bersama di Pesawat. Beliau mengatakan bahwa pengalamannya berkunjung ke luar negeri akan dijadikan pembelajaran untuk membangun kota Ternate. Hal yang sama dilakukan Rektor, Warek. Dekan dan seterusnya ketika melakukan perjalanan dinas tentu sejatinya bertujuan membangun lembaga menjadi lebih baik. Demikian untuk berbagai Instansi dan yang lainnya baik organisasi maupun pribadi ketika melakukan perjalanan, berwisata hendaklah menghasilkan renungan dan pemikiran. Dengan demikian rekomendasi al-Qur'an ini menjadi daya dorong dan ketika melakukan perjalanan, berwisata, mampu mengambil hikmah dan pelajaran untuk membangun diri, keluarga, masyarakat Indonesia menjadi lebih baik.
هذا بيان للناس
(Hadza bayan linnas) Al-Qur'an adalah penjelasan/penerangan bagi seluruh manusia. Menjadi petunjuk bagi orang yang mengikutinya.
(Hadza bayan linnas) Al-Qur'an adalah penjelasan/penerangan bagi seluruh manusia. Menjadi petunjuk bagi orang yang mengikutinya.
Wallahu A'lam bishshawab.
Ternate, Minggu, 24 April 2016
Comments
Post a Comment